Pemerintah Desa Pandean menyelenggarakan kegiatan sosialisasi calon Desa Antikorupsi dengan menggandeng para guru Sekolah Dasar sebagai mitra utama dalam menumbuhkan nilai-nilai integritas sejak usia dini. Peran guru dinilai strategis karena lingkungan sekolah merupakan fondasi awal pembentukan karakter anak, di mana sikap jujur, disiplin, dan rasa tanggung jawab mulai ditanamkan.
Melalui kegiatan ini, para pendidik memperoleh pemahaman mengenai arah dan tujuan program Desa Antikorupsi, nilai-nilai integritas yang menjadi landasannya, serta kontribusi sektor pendidikan dalam membangun budaya antikorupsi di tengah masyarakat. Para guru diharapkan mampu menginternalisasikan nilai-nilai tersebut dalam proses pembelajaran sekaligus memberikan keteladanan dalam perilaku sehari-hari di lingkungan sekolah.
Selain penyampaian materi, sosialisasi juga dimanfaatkan sebagai ruang bertukar gagasan mengenai penerapan pendekatan sederhana dalam penguatan karakter siswa. Pembiasaan perilaku jujur, kepatuhan terhadap aturan, saling menghormati, serta kepedulian terhadap fasilitas umum menjadi contoh nilai yang dapat ditanamkan secara konsisten dalam aktivitas pendidikan. Pendekatan ini dipandang sebagai langkah preventif jangka panjang untuk membentuk sikap antikorupsi sejak dini.
Keterlibatan para guru Sekolah Dasar turut memperluas jangkauan program calon Desa Antikorupsi hingga menyentuh ranah pendidikan formal. Sinergi antara Pemerintah Desa Pandean dan pihak sekolah diharapkan mampu menciptakan lingkungan belajar yang kondusif bagi tumbuhnya generasi yang berkarakter kuat dan menjunjung tinggi nilai integritas.
Melalui sosialisasi ini, Pemerintah Desa Pandean menegaskan bahwa pembangunan desa tidak hanya diukur dari aspek fisik, tetapi juga dari kualitas karakter sumber daya manusianya. Penanaman nilai-nilai antikorupsi sejak dini menjadi bagian dari upaya membangun fondasi sosial yang kokoh menuju tata kelola desa yang bersih, transparan, dan berintegritas.
