PANDEAN – Pemerintah Desa Pandean menunjukkan komitmen nyata dalam pemberdayaan seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali. Melalui pemanfaatan anggaran tahun 2025, diselenggarakan kegiatan Pelatihan dan Penguatan Budidaya Ternak Ayam Jawa bagi Penyandang Disabilitas.
Kegiatan yang dilaksanakan di Balai Desa Pandean ini bertujuan untuk memberikan keterampilan praktis serta kemandirian ekonomi bagi warga penyandang disabilitas di wilayah Desa Pandean, Kecamatan Ngablak.
Acara ini dibuka dan dihadiri langsung oleh jajaran Pemerintah Desa Pandean. Dalam sesi materi, para peserta mendapatkan pembekalan intensif mengenai tata cara budidaya ayam jawa yang efektif, mulai dari manajemen pakan, pemeliharaan kesehatan ternak, hingga strategi pemasaran hasil ternak.
Kepala Desa Pandean dalam sambutannya menekankan bahwa keterbatasan fisik bukanlah penghalang untuk tetap produktif. "Program ini kami rancang agar saudara-saudara kita penyandang disabilitas memiliki peluang usaha mandiri yang berkelanjutan dari rumah masing-masing. Pemerintah Desa akan terus hadir mendampingi," ujarnya.
Para peserta tampak sangat antusias mengikuti setiap tahapan pelatihan. Selain mendapatkan materi teori di dalam ruangan, forum ini juga menjadi ruang diskusi dan berbagi pengalaman antar sesama peternak maupun calon peternak disabilitas.
Melalui program pemberdayaan ini, Pemerintah Desa Pandean berharap dapat meningkatkan taraf hidup dan kepercayaan diri warga difabel. Dengan bekal keahlian budidaya ayam jawa, diharapkan muncul unit-unit ekonomi baru yang kuat dan mampu berkontribusi pada ketahanan pangan serta ekonomi keluarga di Desa Pandean.